Pengantar Psikologi Lingkungan

A.    LATAR BELAKANG SEJARAH PSIKOLOGI LINGKUNGAN

 

Psikologi bagi kita mahasiswa psikologi bukanlah ilmu khusus yang hanya mempelajari tentang masalah kejiwaan seseorang lagi. Namun psikologi meruapakan ilmu yang mencabangkan ilmu-ilmu lain yang sejenis namun memiliki perbedaan sudut pandang dalam suatu pembahasan. Manusia lahir dengan membawa sifat keturunan dari induknya, namun akan lebih bijaksana jika kita juga dapat memsukan unsur lingkungan  yang juga merupakan pembentuk dari karakteristik manusia. Asumsi inilah yang menjadi asumsi psikologi lingkungan.

Sebagai contoh saja, para ahli menghubungkan tentang perbedaan antara pola asuh masyarakat yang menetap dengan masyarakat yang nomaden (berpindah-pindah sesuai dengan dimana sumber makanan dan air berada).  Barry, Child dan Bacon (dalam Veitch & Arkkelin, 1995) memberikan pendapat bahwa manusia yang lahir dan besar dalam masyarakat yang tinggal menetap diajarkan atau ditanamkan rasa tanggung jawab, ketaatan dan patuh, mungkin karena sebagian besar masyarakat ini sudah lebih modern dibanding dengan masyarakat nomaden sehingga sumber makanan mereka di dapat secara bertanam atau berternak, sehingga dibutuhkan tanggung jawab untuk menjaga agar tanaman dan ternak dapat diambil hasilnya pada waktu yang telah ditentukan.

Sedangkan masyarakat nomaden akan mempersiapkan masyarakatnya untuk mandiri dan berakal, sehingga mereka dapat bertahan dalam rentan waktu pencarian “rumah” baru dengan keadaan alam yang tidak menentu dan sulit untuk diprediksi.

Contoh-contoh tersebut dapat memberi kita gambaran tentang pentingnya setting ekologi dan pola sosialisasi yang dimana keduanya secara umum masuk kedalam setting lingkungan. Dan bagaimana lingkungan tersebut dapat mempengaruhui sikap manusia.

 

B.     DEFINISI PSIKOLOGI LINGKUNGAN

Dari sejarah singkat diatas dapat kita peroleh gambaran tentang apa itu psikolgi lingkungan, namun akan lebih baik jika kita melihat definisi psikologi lingkungan dari para tokoh yang telah mendefisikannya.

Gifford (1987) mendefinisikan psikologi lingkungan sebagai studi dari transaksi di antara individu dengan setting fisiknya. Dalam transaksi tersebut individu mengubah lingkungan dan sebaliknya pengalaman dan perilaku individu diubah oleh lingkungan.

Hardjowirogo, seorang antropolog, menulis bahwa tidak ada jaminan akan keefektifan mawas diri. Ungkapan itu telah surut menjadi sekadar penghias buah bibir. Perubahan zaman telah membawa pula fungsi mawas diri menjadi pengucapan belaka.

Heimstra dan Mc Farling (dalam Prawitasari,1989) menyatakan bahwa psikologi lingkungan adalah disiplin yang memperhatikan dan memperlajari hubungan antara perilaku manusia dengan lingkungan fisik. Dari penjambaran diatas dapat kita simpulkan bahwa  psikologi lingkungan adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari hubungan antara pengalaman manusia dengan setting social dan tempat dimana ia tinggal.

C.     LINGKUP PSIKOLOGI LINGKUNGAN

Menurut Proshanky (1947) bahwa psikologi lingkungan member perhatian kepada sifat manusia, tempat serta perilaku dan pengalaman-pengalaman manusia dalam hubungannya dengan setting fisik. Setting fisik disini adalah setting lingkungan dimana manusia itu tinggal, termasuk didalamnya seperti: rancangan (desain), organisasi dan pemaknaan, atau lebih spesifik menyangkut tentang  ruang-ruang, perumahan, maupun apartemen

 

D.    AMBIENT CONDITION DAN ARCHITECTURAL FEATURES

Wrighstman dan Deaux 1981 membedakan dua bentuk kualitas lingkungan fisik:

1.      Ambient Condition: yaitu segala sesuatu yang berhubunga dengan pencahayaan, filtrasi ruangan,  suara, warna dari ruangan itu sendri, dan suhu.

2.      Architectural Features: Yaitu segala sesuatu yang bersifat sudah ada atau trak bisa diubah, contohnya seperti adanya tembok dan lantai dalam suatu ruangan dan lain sebagainya.

 

Sumber Referensi:

1.      Unknown, Pengantar Psikologi Lingkungan, diakses tanggal 15-Februari 2011/ pukul: 15.12, http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/02/pengantar-psikologi-lingkungan/

2.      Unknown, Pendekatan Teori dan Metode Penelitian Psikologi Lingkungan, diakses tanggal 15-Februari 2011/ pukul 15.12, http://elearning.faqih.net/2009/12/pendekatan-teori-dan-metode-penelitian.html

3.      Unknown, Bab 2 Pendekatan Teori dan Metode Penelitian Psikologi Lingkungan, diakses tanggal 15-Februari 2011/ pukul 15.12, http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/peng_psikologi_lingkungan/bab2-pendekatan_teori_dan_metode_penelitian_psikologi_lingkungan.pdf

 

 

About widiyanto.Dwi.L/10508234

just figure it out by yourself
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Pengantar Psikologi Lingkungan

  1. Luthfi says:

    mohon ijin sy mau cp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s