Kohesivitas dan Produktivitas

Sebelum masuk lebih jauh mari kita review dulu tentang postingan kohesivitas sebelumnya. Bahwa kohesivitas merupakan kekuatan yang mendorong anggota kelompok untuk tetap tinggal di dalam kelompok dan mencegahnya meninggalkan kelompok (Collins dan Raven , 1964).

Lalu apa hubungan kohesivitas dengan produktivitas?? Untuk menjawab pertanyaan tersebut apakah kalian mengingat hal-hal yang dapat meningktkan kohesivitas dalam postingan berikutnya? Tepatnya dalam point kedua tentang reward. Sebetulnya penjelasan pada postingan ini hanya mengulas point tersebut lebih dalam.

Reward dapat membuat kohesivitas kelompok dan kelanjutan kohesivitas tersebut dapat meningkatkan kinerja pada individu, mengapa? Karena saat individu terkohesivitas atau telah terikat ikatan batin dengan sesuatu (dalam hal ini kelompok atau anggota kelompok lainnya) maka ia ingin tetap bertemu . Bayangkan saja jika kalian tidak bertemu kekasih padahal kalian dapat bertemu dengannya. Nah masalah ini pun sama, hanya dalam hal ini individu terikat dengan sesuatu yang berjumlah lebih besar , sehingga saat individu tersebut terkohesivitas dengan anggota maupun kelompoknya, maka secara langsung dapat meningkatkan semangat (jadi jarang bolos atau malas-malasan) sehingga kinerja pun meningkat. Itulah alas an mengapa kohesivitas teramat sangat diperlukan dalam pencapaian tujuan maupun saat berdirinya kelompok itu sendiri.

About widiyanto.Dwi.L/10508234

just figure it out by yourself
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s