Forming Dilihat dari Berbagai Pandangan

Postingan berikut ini menjelaskan labih jauh tentang forming. Sebagai review bahwa forming adalah tahap awal dimana individu berkumpul dan bertemu individu lain untuk mebentuk suatu kelompok. Nah pada tahap forming ternyata dapat ditinjau dari berbagai perspektif seperti seperti: Psikoanalisa, sosiobiologi, proses pertukaran social dan perspektif pertukaran social.

1. Psikoanalisa

Pertama kali mendengar psikoanalisa pasti hal pertama yang kita pikirkan atau yang ada dalam pikiran kita adalah si bapak psikoanalisa yaitu Sigmund Freud dan teorinya tentang masa lalu, alam bawah sadar, dan kebutuhan biologis manusia. Sigmund Freud berpendapat bahwa alas an orang begabung dengan kelompok karena menjadi anggota suatu kelompok dapat memuaskan kebutuhan dasar biologis dan psikologis. Sigmund Freud sendiri membagi 2 proses pembentukan kelompok, yaitu:

  • Identifikasi

Bagaimana Energi emosi individu ( libido ) itu diarahkan. Kedirinya kah atau ke orang lain. Sebagai contoh, anak akan menjadikan orang tuanya sebagai model ego ideal. Sehingga saat si anak menjadikan orang tua mereka objek kasih sayang, maka orang tua juga harus menerima bahwa mereka menjadi objek kasih sayang dari anak mereka. Sehingga terbentuk sebuah ikatan kuat dimana orang tua dan anak saling membutuhkan satu sama lain.

  • Transferan

Hal ini sebagai bentuk analogi individu terhadap kelompok dengan masa awal kehidupan individu. Tidak jarang pemimpin kelompok sebagai sosok otoritas disamakan individu dengan orangtuanya.

 

2. Sosiobiologi

Teori Charles Darwin tentang evolusi dan bagaimana mempertahankan species menjadi dasar dari pandangan ini. Pandangan ini berpendapat bahwa individu bergabung dengan  kelompok untuk memuaskan keinginannya untuk berafiliasi secara biologis. Dan Darwin berpendapat bahwa , bergabung dengan kelompok yang anggotanya memiliki species yang sama dengan kita, merupakan strategi yang stabil secara evolusioner dari individu yang dapat meningkatkan “rate” dari kesuksesan reproduksi.

 

3. Pandangan Proses Pertukaran Social

Tidak banyak yang dapat dijelaskan tentang perspektif ini. Leon Festinger merupakan tokoh yang menjelaskan, bahwa orang bergabung dengan individu lain karena mereka membutuhkan informasi tentang siapa mereka. Jelas hal ini hanya dapat kita miliki dari pendapat orang lain. Sedangkan individu itu sendiri menilai, mereka membutuhkan opini orang lain dari sikap mereka yang asalnya dari orang, sehingga bisa didapatkan apakah benar atau valid penilaian diri mereka dengan opini yang ada pada orang lain.

 

Sumber referensi:

About widiyanto.Dwi.L/10508234

just figure it out by yourself
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s